Brioche
hasil: 36 brioche individu, masing-masing kira-kira 2 ons (55 g), atau 4 roti, masing-masing 1 pon 3 ons (540 g)
Makanan ringan khas Prancis ini, yang kaya akan mentega dan telur, konon mendapatkan namanya dari bahasa Prancis
kata brier, yang berarti “menumbuk.” Saya berasumsi ini berkaitan dengan proses menguleni adonan yang lama,
yang dahulu kala, sebelum adanya mixer listrik, berarti menumbuk adonan hingga mencapai suhu yang diinginkan.
konsistensi.
Bentuk brioche yang paling khas adalah alas bergalur bulat dengan sisi agak miring dan simpul bundar
di atas. Bentuk ini dapat digunakan untuk porsi individu atau untuk ukuran lebih besar yang setara dengan roti standar. Untuk
bentuknya klasik, adonan dipanggang dalam cetakan brioche bulat bergalur, bisa dari logam atau
keramik, yang terakhir sebagian besar untuk ukuran yang lebih besar. Brioche juga bisa dibuat menjadi roti persegi panjang.
Adonan brioche serbaguna dan sering digunakan untuk membungkus makanan lain. Dapat dililitkan pada a
roda keju dan digunakan untuk boeuf en crouˆte dan dalam kulebiaka klasik Rusia (sering dikenal dengan
Ejaan Perancis coulibiac), dimana adonan diisi dengan lapisan salmon, nasi, telur, dan rempah-rempah. Individu
brioche panggang terkadang dilubangi dan diisi dengan semur gurih atau dengan buah dan krim
hidangan penutup
Bahan bahan :
SPONS
2 ons (55 g) ragi segar yang dikompres
1 cangkir (240 ml) susu murni hangat (105° hingga
115°F/40° hingga 46°C; Lihat Catatan)
1
⁄4 cangkir (60 ml) atau 3 ons (85 g) madu
10 ons (285 g) tepung roti
ADONAN
4 ons (115 g) gula pasir
4 sendok teh (20 gram) garam
8 butir telur
1 pon (455 g) tepung kue
1 pon (455 g) tepung roti
8 ons (225 g) mentega tawar, di ruangan
suhu
Egg wash :
Cara membuatnya :
1. Untuk membuat bolu, larutkan ragi dalam susu hangat di mangkuk mixer, lalu masukkan
madu dan tepung roti dengan kecepatan rendah. Campur hingga lembut dan halus. Tutupi spons dan biarkan mengembang
hingga volumenya menjadi dua kali lipat.
2. Untuk membuat adonan, tambahkan gula pasir, garam, dan telur ke dalam bolu. Campurkan ke dalam
tepung kue dan semuanya kecuali segenggam tepung roti. Campurkan mentega secara bertahap, tambahkan sedikit demi sedikit
bagian-bagian.
3. Uleni dengan pengait adonan hingga adonan membentuk bola. Sesuaikan konsistensi dengan
tambahkan tepung roti yang sudah dipesan jika perlu. Adonan tidak boleh menempel di sisi mangkuk
dan seharusnya memiliki penampilan yang sedikit mengkilat.
4. Tutup adonan dan diamkan hingga mengembang dua kali lipat. Jika Anda tidak akan membentuknya
adonan sampai keesokan harinya, dinginkan dulu (sebelum di proof) agar besar
jumlah ragi tidak membuat adonan menjadi asam.
5. Kempiskan adonan.
UNTUK MEMBUAT BRIOCHE
1. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama besar, masing-masing kira-kira 1 pon 10 ons (740 g). Gulungan
setiap bagian menjadi tali berukuran 16 inci (40 cm), lalu potong setiap tali menjadi 12 bagian yang sama besar. Gulung setiap bagian
menjadi bola yang kokoh (lihat Gambar 4-2, halaman 186); atur bola ke samping agar Anda bisa membentuknya
dalam urutan yang sama mereka digulung.
2. Letakkan bola adonan yang sudah Anda gulung terlebih dahulu di depan Anda dan pegang tangan Anda di atasnya. Dengan
jari-jari Anda rapat dan tangan Anda benar-benar vertikal, tekan bola ke bawah
sepertiga lebarnya, dan gerakkan tangan Anda maju mundur dengan gerakan menggergaji hingga hampir
potong bola menjadi 2 bagian (Gambar 5-1).
3. Sekarang Anda seharusnya memiliki 2 bola adonan bulat, yang satu dua kali lebih besar dari yang lain, saling terhubung
dengan seutas adonan yang sangat tipis. Jepit perlahan tali penghubung di antara ibu jari dan
jari telunjuk kedua tangan dan, sambil tetap memegangnya, paksa ibu jari dan jari lurus ke bawah
ke bagian atas bola yang lebih besar, terus ke bawah. Buka sedikit jari Anda untuk membuat
lubang, dan biarkan bola yang lebih kecil jatuh ke dalamnya (Gambar 5-2). Pastikan bola adonan yang lebih kecil terpasang dengan baik
di dalam wadah yang lebih besar, atau bisa jatuh saat adonan mengembang di dalam kotak bukti dan, kemudian, di dalam oven.
Bentuk sisa brioche dengan cara yang sama.
Roti Sarapan dan Kue Kering 209
GAMBAR 5-1 Menggunakan sisi
tangan dengan gerakan menggergaji membentuk 2
bola adonan yang terhubung untuk brioche
GAMBAR 5-2 Mendorong bola yang lebih kecil
adonan di dalam yang lebih besar
GAMBAR 5-3 Menempatkan brioche ke dalam bentuk kue
4. Tempatkan brioche yang sudah dibentuk ke dalam cetakan yang sudah diolesi mentega (Gambar 5-3) dan biarkan hingga agak mengembang
volumenya kurang dari dua kali lipat.
5. Olesi brioche dengan kocokan telur, hati-hati jangan sampai ada yang menetes di antara adonan dan
bentuknya, karena brioche akan sulit dikeluarkan setelah dipanggang.
6. Panggang pada suhu 400°F (205°C) selama sekitar 18 menit. Buka cetakannya sebelum benar-benar dingin dan selesai
pendinginan di rak. Metode pendinginan yang lebih cepat, dan lebih umum digunakan di industri,
adalah dengan segera membalikkan setiap brioche pada sisinya (membiarkannya dalam cetakan) agar udara dapat bersirkulasi
di bawah.
CATATAN: Jangan memanaskan susu secara berlebihan. Jika suhu lebih panas dari yang ditentukan maka ragi akan menjadi panas
terbunuh. Kesalahan ini sering terjadi karena dua alasan: mudah terjadi panas berlebih pada suhu sekecil itu
kuantitas susu, dan kandungan lemak yang tinggi pada adonan juga membuat ragi lebih rentan.
UNTUK MEMBUAT ROTI
1. Bagi adonan menjadi 4 bagian sama besar, masing-masing kira-kira 1 pon 3 ons (540 g).
Pukul potongan menjadi roti yang rapat (lihat Gambar 3-13, halaman 143) dan masukkan ke dalam mentega atau kertas-
loyang roti berlapis berukuran 8 x 4 x 4 inci (20 x 10 x 10 cm). Diamkan hingga mengembang dua kali lipat.
2. Panggang roti pada suhu 375°F (190°C) hingga berwarna cokelat sehat dan matang
selesai, sekitar 40 menit. Buka cetakannya dan biarkan dingin di rak.



Komentar
Posting Komentar